Senin, 17 Desember 2012

Kenapa pakai yang bajakan Jika yang original itu Bebas


Kita sebagai warga indonesia yang berasaskan pancasila harusnya menjunjung tinggi sila ke 2 dan ke 5 dimana hak hak operating system berlisensi dan software proprietary harus kita hormati. Dampak buruk yang timbul dari tidak mengamalkan sila sila tersebut adalah  membajak operating system berlisensi dan software propietary .

Sebagai seorang dosen/guru ataupun tenaga pengajar apakah tidak malu ketika  mengajar dengan media operating system bajakan? apakah ilmu itu akan barokah jika medianya saja dari hal yang bisa dikatakan buruk dan manakah sisi edukasinya?



Sebagai progammer/designer atau para pekerja yang lainnya yang berhubungan dengan komputer dapat sangat dipertanyakan ke aslian atau originalitas karyannya kalau mereka membuat suatu produk/karya ataupun hasil kerja dari operating system dan software bajakan dan apakah gajinya bisa dikatakan berkah?

sebagai mahasiswa/murid? sebagai pejabat tinggi pemerintah? apapun bidangnya kalau sudah masuk di area computing harusnya mulai "sadar" apa itu operating system dan software proprietary. Apakah tidak sanggup membeli operating system yang asli karena harganya mahal?  kan ada Linux operating system yg berlisensi GNU(General Public License) bebas dipakai diubah dan di sebarkan kembali dan juga tidak bisa membeli software priopetary? ya kan ada software-software opensource.

Indonesia sebagai negara berkembang mengharuskan warganya untuk berpola pikir ekonomis kalau mau dipikir kenapa gak memakai yang gratis dan legal/halal kan lebih barokah. Dalam agamapun dijelaskan tentang dilarang mengambil hak oranglain tanpa isin dengan nama lain mencuri atau membajak tentunya dalam agama apapun pasti melarang setiap umatnya untuk itu.

Dalam UU HAKI ketentuan pidana pasal 72 hukuman bagi yang memakai operating system dan software bajakan dendanya mencapai Rp.500.000.000(Lima ratus juta rupiah).

Jadi kenapa masih pakai yang bajakan jika yang original itu bebas? apakah sulit? karena tampilannya berbeda? apakah karena beda tampilan graphis.. ? bukankah tambah bagus ? karena dengan begitu kita akan belajar hal yang baru dari situ kan sudah ada sisi edukasinya! Free OS dapat  memangkas anggaran suatu negara/pemerintahan untuk membeli operating system berlisensi dan software priopetary dan anggarannya bisa di alihkan untuk dunia pendidikkan atau menghidupi warganya yang "miskin". Haruse  dengan Linux kita sebagai mahasiswa/penggiat dunia teknologi informasi bisa menjadi kreatif dan cerdas  apakah kita bsia melihat struktur dan mempelajari operating system berlisensi? tentunya selain mahal jugak semua akses tertutup .jadi mulai sekarang berhenti pakai bajakan dan gunakan yang original misal punya uang lebih gunakanlah windows yang asli karena di windows serba mudah oleh karena itu anda harus membayar kenyamanan tersebut dengan harga yang lumayan mahal, dan apabila tidak punya uang berlebih tapi anda masih ingin legal gunakanlah Linux OS karena di situ kita memang benar-benar dituntut mempelajari hal yang baru dan kita dituntut menjadi orang yang open mind  :) terima kasih dan semoga bermanfaat!! 

0 komentar:

Posting Komentar